ANZREC

Informasi Penting Kebaktian Umum tanggal 2 October 2016

Sehubungan dengan diadakannya ANZREC maka kebaktian umum hari Minggu tanggal 2 October 2016 akan digabung dan diadakan di The Collaroy Centre, Collaroy Beach, NSW pada pukul 11.00am.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik disini.

 

Telah dibuka kembali pendaftaran untuk Sekolah Teologi Reformed Injili (STRI) – Sydney Term 3 – 2016.
Mata Kuliah : “The Firm Foundation”

Klik disini untuk informasi lebih lanjut


 

Quote of the day

We ought to see the face of God every morning before we see the face of man.

D.L. Moody



Upcoming Events GRII Sydney

Upcoming Events GRII Sydney

Kunjungi Facebook kami disini.

Upcoming Events GRII Pusat

Upcoming Events GRII Pusat


Our Facebook Feed


Jadwal Kebaktian:

Kebaktian Umum: Minggu, Pukul 10 Pagi
Sekolah Minggu Remaja & Anak-Anak: Minggu, Pukul 10 Pagi

Lokasi Kebaktian:

Holmes Institute
Level 2 / 91 York Street , Sydney NSW, 2000

View map


Reformed 21 TV


Abide in Christ

Puji dan Tinggikanlah Nama-Nya

“Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan” Roma 14:8

Orang kudus sejati berambisi mengedepankan nama Allah. Di dalam segala hal selalu bertanya: “Apakah ini bertujuan memuliakan nama Allah?” Hal ini merupakan rancangan utama Paulus (Fil. 1:20). Orang saleh menganggap ia menyia2kan waktu hidupnya jika ia tidak membawa hasil bagi kemuliaan Nama Allah. Perhatikan bagaimana Nama-Nya diremehkan di dunia. Hal ini seperti matahari yang sedang gerhana. Theodosius [salah satu kaisar Romawi] menganggapnya sebagai kejahatan yang keji apabila orang mengotori patungnya. Jauh lebih merendahkan jika hal itu dilakukan terhadap Nama Yehovah yang sangat mulia.

Akan menjadi penghiburan yang utama menjelang kematian jika kita telah meninggikan Nama Allah di dalam kehidupan kita: jika kita telah menyatakan kasih kita kepada-Nya dengan hati kita, memuji Dia dengan bibir kita, dan memuliakan Dia dengan hidup kita (Ef. 1:6). Menjelang kematian, semua kenyamanan duniawi lenyap, dan kekayaan atau kesenangan yang selama ini dinikmati tidak mampu lagi memberikan penghiburan. Ah, jika hati nurani memberikan kesaksian bahwa anda telah memuliakan Nama Allah, alangkah memberikan damai dan memuaskannya hal ini!

Alangkah bahagianya pekerja yang menerima upahnya di senja hari setelah bekerja keras seharian! Betapa indahnya kematian orang yang telah menjalani hidup dengan memuliakan Allah tatkala menerima upah mereka! Jika kita memuliakan Nama-Nya, Ia juga akan memuliakan kita. Ia menghargai kita sebagai puncak ciptaan. Betapa masyurnya mereka yang telah meninggikan Nama-Nya: Abraham oleh karena imannya, Musa oleh karena kelembutannya, Daud oleh kobaran gairah semangatnya, dan Paulus oleh kasihnya kepada Kristus.

Mereka telah menjadi parfum harum bagi gereja Allah sampai hari ini.
Pada saat kematian Ia akan mengirim malaikat2-Nya untuk membawa kita dengan kemenangan ke Surga. Jika demikian siapakah yang tidak ingin meninggikan dan memuliakan Nama-Nya, dan menyebarkan kemasyuran-Nya di dunia ini, karena Ia akan mengenakan kehormatan abadi ke atas umat-Nya (1 Kor. 2:9)?

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Watson (1620-1686), The Lord’s Prayer, pp. 46-53

Klik untuk lanjutkan membaca >